Posted on

Berdoalah dengan Hati!

Suatu kali, ada sebuah keluarga kristen, yang sedang ingin bersantap malam, di sebuah rumah makan. Seperti biasa, sebelum makan sang ayah pun memulai untuk memimpin doa, “Tuhan, kami mengucap syukur atas setiap makanan dan minuman yang Engkau sediakan buat kami pada malam hari ini. Berkatilah semua di dalam nama Yesus, Amin.” Selesai berdoa, merekapun mulai makan, “Bah, Teh apa ini? Pahit sekali!””Dagingnya tidak enak. Alot!” “Rugi betul kita makan di sini” Demikian sang ayah memprotes hidangan di rumah makan itu.

pray

Putrinya yang masih kecil melihat itu dan bertanya kepada ibunya. “Ma, Tuhan dengar ga sih doa kita sebelum makan tadi?” Sang ibu menjawab “Iya dong, tentu saja Tuhan dengar” Lalu putrinya, kemudian bertanya kepada ayahnya “Pa, apa Tuhan juga dengar kalo Papa marah-marah saat makan?” Sang ayah yang rupanya mendengar pertanyaan putrinya sebelumnya menjawab perlahan “Ehmmm, ya… sepertinya sih, Tuhan juga dengar, sayang” “Jadi, kira-kira mana yang lebih Tuhan lebih percaya? Doa atau ucapan Papa barusan?”

Semoga ilustrasi di atas bisa menjadi pelajaran buat setiap kita. Kadang kala orang kristen berdoa layaknya seorang artis yang naik ke panggung, bahkan ada yang berdoa seperti bicara telepon. Maksudnya, saat kita berdoa, kita mungkin tampil dengan begitu manis, penuh iman, dan ucapan syukur. Namun, begitu kita membuka mata, dan menghadapi kenyataan, sikap kita sepertinya 180′ berbeda. Seakan-akan Tuhan hanya mendengar saat kita menutup mata dan berdoa. PadahalIa bukan saja mendengar apa yang kita ucapkan ketika berdoa, tetapi mengetahui isi hati kita. Doa tentu saja bukan sekedar tradisi, di mana kita melapor pada Sang BOS. Doa tentu saja juga bukan cara kita meyakinkan diri sendiri, tetapi doa adalah tanda penyerahan diri kita kepada-Nya. Dia Maha Tahu, tapi kita tetap perlu berdoa sebab itulah bukti kita memang percaya pada-Nya.

Disadur dari http://hikmat-tuhan.com/?menu=ilustrasi&task=preview&id=60

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s