Posted on

Kerinduanku bagikan air yang mengalir

Malam ini harus kuakui kerinduan bukan suatu yang perlu dikawatirkan. Mengapa? karena kerinduan adalah salah cara membuatmu mengenal betapa berartinya seseorang padamu, dan betapa kuatnya arus yang kamu imani adalah pemberian dari yang Maha Kuasa. Malam ini aku teringat lirik lama dari sebuah band Pop terkenal aku sukai, Padi, yang berjudul Begitu Indah. Rasanya aku semakin lama, aku mulai menikmati kerinduan ini. Rasa yang tidak akan pernah membuatmu nyenyak buat tidur, dan membuatmu selalu memikirkannya, kecuali makan🙂  (- bcanda deng :D). Entahlah, apakah rasa itu mulai memudar ataukah rasa itu telah larut dalam dirimu dan dirinya. Yang pasti aku selalu merindukannya dan merasa kami semakin dekat dan larut dalam keindahan rasa rindu ini.

IMG10962-20130117-1746

Padi menuliskan, “Bila cinta… menggugah rasa, Begitu indah… mengukir hatiku Menyentuh jiwaku… Hapuskan semua gelisah. Duhai cintaku… duhai pujaanku Datang padaku… dekat disampingku. Ku ingin hidupku selalu dalam peluknya”. Bagiku lirik tersebut membuatku semakin hidup dan menghidupi nafas kerinduan kami. Aku semakin menyadari bahwa aku bersyukur pada Tuhan atas keberadaannya. Aku bangga memiliki hatinya.

Padi menaikkan tempo nyanyian mereka dengan, “Terang saja… aku menantinya. Terang saja… aku mendambanya. Terang saja… aku merindunya. Karena dia… karena dia… begitu indah”. Bagiku my Elisabet begitu indah untuk kumiliki. Ia adalah tulang rusukku yang kucari. Ia membuat hidup kami semakin berwarna dengan caranya menyapa, memelukku dari kejauhan, dan caranya membuatku merasa kami begitu dekat, walaupun jarak, ruang, dan waktu yang berbeda. Aku ingin memuji hatinya, memeluk dirinya, mendekaplah jiwanya, karena ia telah membuatku berani menatap masa depan yang telah disediakan Tuhan bagi kami. Ia membawaku ragaku melayang untuk memeluk bintang.

Aku menikmati masa-masa perpisahan sementara kami, karena ia begitu indah… begitu indah… begitu indah dan terbaik. Kiranya Allah yang rahimi memberkati semangat harapan dan janji kami. Thank u my sayang @cha_pudan! Can’t tell how much i miss u. Good night dear.

1 Februari 2013 – Tebing Tinggi | Kranggan, Cibubur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s